KPR – Ambil yang berapa lama ?
Saat mengambil KPR,
anda mungkin diberikan pilihan jangka waktu cicilan.
5 tahun, 10 tahun, 15 tahun.
Yang mana yang sebaiknya dipilih ?
.
.
.
.
Tergantung dari umur anda, ambillah yang paling lama yang disediakan oleh bank.
Kalo bisa minta yang paling lama karena pada prinsipnya (katanya lho) kreditur bisa mengambil sampai jangka waktu cicilan 30 tahun. WOW
Kenapa ambil yang paling lama ?
Karena harga rumah (seharusnya) naik terus.
Berbeda dengan mobil atau motor yang nilainya turun terus.
Bahkan jika anda punya uang lebih untuk membeli rumah tunai,
belilah secara kredit. Tapi …
pastikan harga sewa rumah itu minimal sama dengan besarnya cicilan,
jika jika motifnya untuk investasi
Ada yang besar cicilan sama dengan harga sewa ?
Ada ! Jarang memang tapi ada.
Disamping itu, dana lebih itu juga bisa diinvestasikan di tempat lain yang bunganya lebih besar dari bunga KPR, seperti reksadana saham yang tahun 2005-2006 mencapai 60% pertahun.
Artinya anda bisa membeli rumah seharga cuma 20% dari harga sebenarnya, yaitu sewaktu membayar DP.
Setuju ?










Saya seorang karyawan swasta berencana dengan suami saya mau beli rumah dengan cara KPR. dalam hal ini saya menginginkan rumah kami atas nama saya tetapi KPRnya diajukan atas nama suami, apakah itu memungkinkan, apakah hal itu memungkinkan bagi kami melakukan process KPR seperti itu
Balas Komen ini
misal ada rumah seharga 482 jt,tp tanpa dp,berapakah angsurannay utk jangka 15 tahun,brpkah bunganya..? dan adakah utk jangka 20 thn , terima kasih
Balas Komen ini
saya seorang PNS mendapatkan rumah seken di makassar seharga 80 jt.sy ingin KPR dngan jangka waktu 10 atau 15 thn.tapi saya mau cash ke pemilik rumah,kira2 berapa saya harus byar perbulannya dengan jangka waktu tsb.dan apa persyaratan untk sy karena sy belum menikah dan KPR mana yg mudah saya hub.terima kasih
Balas Komen ini
sabrina Reply:
January 7th, 2010 at 21:34
@sabrina, yang 10 tahun
Balas Komen ini
KPR Reply:
January 7th, 2010 at 21:46
@sabrina, 80 juta, uang muka 20%=> 64juta
kalo bunga 13% maka selama 10 tahun, Rp955.589/bulan
Balas Komen ini
Misal ada rumah 300juta, Uang muka 20% = 60juta
Pokok Pinjaman 240juta
Hutang 10 tahun, cicilan = Rp3,443,302.76
Setelah satu tahun, pokok hutang Rp226,768,309.58
Total Cicilan sudah dibayar = 12*Rp3,443,302.76=Rp41,319,633.14.
Sisa Pokok setelah 1 tahun = Rp 226,768,309.58
Total Uang Keluar = DP+Cicilan+Pelunasan hutang = 60,000,000+Rp41,319,633.14 + Rp 226,768,309.58 = Rp328,087,942.72
Kalau mau untung harus dijual diatas Rp328 juta tsb, dan masih ditambah biaya Provisi asuransi+ BPHTB + PPH kalo dijual + Keuntungan bersih yang diinginkan.
Katakanlah 350jutaan.
Kira-kira ada nggak rumah setelah setahun, dijual naik > 16.67% (300jt vs 350jt)?
Itu rumah di Jl Jombang-Bintaro, tipe 55/90, dekat stasiun KA.
Kira-kira bisa nggak dikontrakkan dengan harga Rp3,443,302.76 per bulan? Kontrakan Rumah Susun di Kebon Kacang, Tanah Abang tipe 42 harga nya 13.5 s/d 15 jt tahun=1.25 Juta per bulan.
Balas Komen ini