BNI Griya

Pada tanggal 12 Maret 2008 melalui BNI Cabang Depok saya mengajukan fasilitas BNI Griya sebesar Rp 200 juta untuk pembelian rumah senilai Rp 250 juta (dana pribadi Rp 50 juta).

Saat penyerahan berkas permohonan, BNI langsung menagih biaya penilaian jaminan sebesar Rp 300.000. Tanggal 19 Maret 2008 petugas perusahaan penilai (pihak ketiga) meninjau obyek jaminan. Belakangan diketahui taksasi harga Rp 240 juta.

Tanggal 28 Maret 2008 dengan Surat Nomor: JKK/II, BNI menolak kredit tanpa menyebutkan alasan yang jelas. Sebelumnya penolakan hanya diinformasikan melalui SMS. Belakangan diketahui alasan penolakan karena banjir.

Tanggal 4 April 2008 pihak penjual menemui Saudari RR E Yogini Ratnadjati, Pimpinan Sentra Kredit Konsumen Jakarta, terkait alasan penolakan. Disepakati secara lisan akan diadakan penilaian ulang oleh pihak BNI.

Pada tanggal 15 April 2008 berkas permohonan dikembalikan tanpa ada kejelasan. BNI Griya tidak profesional karena mengabaikan aspek perkreditan lainnya, dan alasan penolakan dinilai terlampau naif karena hampir tidak ada daerah di Jabodetabek yang benar-benar bebas banjir, termasuk daerah mewah, kecuali pegunungan. Taksasi harga dari perusahaan penilai Rp 240 juta tentu telah memperhitungkan seluruh faktor terkait dari obyek jaminan, dan seharusnya BNI mempertimbangkan hal itu.

Cara berpikir petugas BNI bahwa jaminan sulit dijual dan penilaiannya terlalu sederhana dan paranoid serta bertentangan dengan prinsip perkreditan yang layak, yaitu belum memberikan kredit, tetapi sudah diproyeksikan macet.

Promosi besar-besaran BNI Griya di media massa terkesan hanya iming-iming karena praktiknya belum didukung kinerja dan SDM memadai. Pada masa mendatang, sebaiknya pihak BNI mendahulukan melihat peta lokasi banjir dari pemda setempat sebelum melakukan langkah perbankan sehingga tidak membuang waktu dan merugikan calon debitor secara moral maupun material.
Anwar Jayaningrat Taman Duta Jalan Kemuning II Nomor 3, Cisalak, Depok

Sumber : Kompas 8 Mei 2008

BNI Belum Dapat Penuhi Aplikasi KPR

Berkaitan dengan surat Bapak Anwar Jayaningrat di Kompas, ”BNI Griya Tidak Profesional”, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan. Dapat kami sampaikan bahwa yang dilakukan BNI adalah umum berlaku di perbankan: setiap bank yang memberikan fasilitas pembiayaan pembelian rumah akan melakukan analisis, verifikasi, dan penilaian agunan.

Setelah dilakukan penilaian melalui perusahaan appraisal yang ditunjuk, BNI belum dapat memenuhi aplikasi permintaan KPR BNI Griya dari Bapak Anwar. BNI telah menemui Bapak Anwar untuk memberikan penjelasan mengenai permasalahan ini.

Intan Katoppo Corporate Secretary PT BNI (Persero) Tbk

Sumber : Kompas 23 Mei 2008


 Powered by Max Banner Ads 

About the Author

http://rumahkpr.com Bukan Pegawai Bank Hanya mengurus KPR untuk member Bebas komisi

9 Responses to “BNI Griya”

  1. tolong ksh info mengenai kpr tanpa DP yang jangka waktunya 10-15 thn dan cicilan perbulannya 500rb – 700rb. tlg infonya. karena saya hanya pedagang kakilima.

    Balas Komen ini

  2. Kami baru saja membeli tanah seluas 400M2, kami ingin mengajukan BNI griya untuk membangunnya, dengan dana kira Rp. 150.000.000. bagaimana cara pengajuan kreditnya dan berapa bunganya?

    Balas Komen ini

  3. Dear BNI griya

    bagaimana jika saya ingin mempercepat tenor/jangka waktu kredir dari 15 ke 10 tahun, apa yang di perlukan

    Thx

    Balas Komen ini

  4. Penghasilan kotor saya dan suami totalnya 7 juta, mau mengajuka kredit sebesar 150 juta, berapa uang muka yang harus saya sediakan, dan apa syarat2 yang harus kami siapkan, kami mau mengambil rumah di daerah serpong, dekat dengan BSD

    Balas Komen ini

  5. Saya ingin mengajukan kredit utk pembelian rumah seharga 380 juta. Uang muka 130 juta. Gaji suami dan istri sebesar 12,5 juta. Kredit yg diajukan selama 15 tahun. Apakah kira-kira kredit saya akan disetujui ?

    Balas Komen ini

  6. Dear BNI,
    Saya mau mengajukan KPR BNI Griya Hoki Holiday, Bunga 6 %. Saya ingin membeli Rumah Second dengan Harga 180jt di daerah Bekasi Jaya Indah, Bekasi Timur. Gaji Kotor dengan suami sekitar 6jt. Saya bekerja selama 4 tahun diJaksel. saya ingin tanya diCabang BNI mana saya akan mengajukan KPR BNI Griya dan apakah saya bisa memenuhi persyaratannya?

    Balas Komen ini

    admin Reply:

    @Aria Widayati, hubungi kami bu, di 021-32170 349
    kami bekerjasama dengan BNI dalam pembiayaan pembelian rumah

    Balas Komen ini

  7. dear P.Heru….
    Nama sya pipin,saya seorang karyawan di sebuah perusahaan konsultan & kontraktor di surabaya…sy tertarik dgn tulisan anda dmn anda dpt mmbantu pembiayaan KPR tanpa DP…
    Yg sya ingin tanyakan apakah pembiayaan KPR yg anda tawarkan hanya berlaku di wilayah jakarta..??soalnya posisi saya sekarang di surabaya…sdgkan rumah yg ingin saya beli ada di sidoarjo…
    Mohon informasinya,kalau memang bisa saya tertarik utk mengajukan KPR ini…
    Terima kasih sebelumnya..

    Balas Komen ini

  8. dimana kita bisa mendapat penilaian yang bagus ? dan berapa biayanya ?

    praktek penyuapan appraisal dan sejenisnya di orde baru terbukti membangkrutkan bank-bank itu sendiri. Lihat saja bank yang berada dalam sebuah grup, hampir semuanya dilikuidasi.
    Bank perlu menyalurkan kredit tapi juga dengan prinsip prudent ya..
    Keluhan orang diatas (calon nasabahnya BNI) saya rasa adalah cerminan dari korban sikap Egois…
    kalau dilihat properti sudah di taksir 240juta lalu berubah karena banjir, lalu buat apa ditaksir, pakai diminta bayar lagi, apakah BNI memilih appraisal yang tidak pengalaman?
    Kalau sudah tau daerahnya langganan banjir, dari awal harusnya BNI sudah menolak lokasi itu…setuju?
    jangan kemudian dimintai biaya appraisal, “diberi janji manis” harganya 240juta lalu dimentahkan karena khawatir banjir…gak profesional yakkk…
    tapi ini kasus pak, sistem, tetap saja dijalankan oleh orang…belum tentu BNI cabang lain cara kerjanya seperti ini..
    buktinya, banyak juga yang betah kerjasama pembiayaan dengan BNI griya kok…
    lagipula kayaknya bank tidak mau (dan berhak) untuk tidak memberikan alasan penolakan,
    ada di formulir pengajuan biasanya…
    karena alasan apapun yang diberikan bank akan membuat nasabah kecewa !

    Balas Komen ini

Leave a Reply